Blog yang mengandungi berbagai berita dan informasi terkini yang hangat dan panas..

Showing posts with label Malam Lailatul Qadar 2013. Show all posts
Showing posts with label Malam Lailatul Qadar 2013. Show all posts

7 Keutamaan Pada Malam Lailatul Qadar

on Wednesday, 31 July 2013

Setiap muslim pasti menginginkan malam penuh kemuliaan, Lailatul Qadar. Malam ini hanya dijumpai setahun sekali. Orang yang beribadah sepanjang tahun tentu lebih mudah mendapatkan kemuliaan malam tersebut karena ibadahnya rutin dibanding dengan orang yang jarang beribadah.

Lailatul Qadar atau Lailat Al-Qadar (bahasa Arab: لَيْلَةِ الْقَدْرِ ) (malam ketetapan) adalah satu malam penting yang terjadi pada bulan Ramadan, yang dalam Al Qur'an digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Dan juga diperingati sebagai malam diturunkannya Al Qur'an. Deskripsi tentang keistimewaan malam ini dapat dijumpai pada Surat Al-Qadar, surat ke-97 dalam Al Qur'an.


Menurut Quraish Shihab, kata Qadar (قﺩﺭ) sesuai dengan penggunaannya dalam ayat-ayat Al Qur'an dapat memiliki tiga arti yakni
  1. Penetapan dan pengaturan sehingga Lailat Al-Qadar dipahami sebagai malam penetapan Allah bagi perjalanan hidup manusia. Penggunaan Qadar sebagai ketetapan dapat dijumpai pada surat Ad-Dukhan ayat 3-5 : Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al-Quran) pada suatu malam, dan sesungguhnya Kamilah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan semua urusan yang penuh hikmah, yaitu urusan yang besar di sisi Kami
  2. Kemuliaan. Malam tersebut adalah malam mulia tiada bandingnya. Ia mulia karena terpilih sebagai malam turunnya Al-Quran. Penggunaan Qadar yang merujuk pada kemuliaan dapat dijumpai pada surat Al-An'am (6): 91 yang berbicara tentang kaum musyrik: Mereka itu tidak memuliakan Allah dengan kemuliaan yang semestinya, tatkala mereka berkata bahwa Allah tidak menurunkan sesuatu pun kepada masyarakat
  3. Sempit. Malam tersebut adalah malam yang sempit, karena banyaknya malaikat yang turun ke bumi, seperti yang ditegaskan dalam surat Al-Qadr. Penggunaan Qadar untuk melambangkan kesempitan dapat dijumpai pada surat Ar-Ra'd ayat 26: Allah melapangkan rezeki yang dikehendaki dan mempersempit (bagi yang dikehendaki-Nya)

7 (tujuh)keistimewaan Lailatul Qadar yang begitu utama dari malam lainnya.

1. Lailatul Qadar adalah waktu diturunkannya Al Qur’an 
Ibnu ‘Abbas dan selainnya mengatakan, “Allah menurunkan Al Qur’an secara utuh sekaligus dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah yang ada di langit dunia. Kemudian Allah menurunkan Al Qur’an kepada Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- tersebut secara terpisah sesuai dengan kejadian-kejadian yang terjadi selama 23 tahun.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 14: 403). Ini sudah menunjukkan keistimewaan Lailatul Qadar.

2. Lailatul Qadar lebih baik dari 1000 bulan
Allah SWT berfirman,

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadar: 3).
An Nakha’i mengatakan, “Amalan di lailatul qadar lebih baik dari amalan di 1000 bulan.” (Latha-if Al Ma’arif, hal. 341). Mujahid, Qotadah dan ulama lainnya berpendapat bahwa yang dimaksud dengan lebih baik dari seribu bulan adalah shalat dan amalan pada lailatul qadar lebih baik dari shalat dan puasa di 1000 bulan yang tidak terdapat lailatul qadar. (Zaadul Masiir, 9: 191). Ini sungguh keutamaan Lailatul Qadar yang luar biasa.

3. Lailatul Qadar adalah malam yang penuh keberkahan
Allah SWT berfirman,

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ

“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad Dukhon: 3).
Malam penuh berkah ini adalah malam ‘lailatul qadar’ dan ini sudah menunjukkan keistimewaan malam tersebut, apalagi dirinci dengan point-point selanjutnya.

4. Malaikat dan juga Ar Ruuh -yaitu malaikat Jibril- turun pada Lailatul Qadar
Keistimewaan Lailatul Qadar ditandai pula dengan turunnya malaikat. Allah SWT berfirman,

تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا

“Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril” (QS. Al Qadar: 4)
Banyak malaikat yang akan turun pada Lailatul Qadar karena banyaknya barokah (berkah) pada malam tersebut. Karena sekali lagi, turunnya malaikat menandakan turunnya berkah dan rahmat. Sebagaimana malaikat turun ketika ada yang membacakan Al Qur’an, mereka akan mengitari orang-orang yang berada dalam majelis dzikir -yaitu majelis ilmu-. Dan malaikat akan meletakkan sayap-sayap mereka pada penuntut ilmu karena malaikat sangat mengagungkan mereka. (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 14: 407)
Malaikat Jibril disebut “Ar Ruuh” dan dispesialkan dalam ayat karena menunjukkan kemuliaan (keutamaan) malaikat tersebut.

5. Lailatul Qadar disifati dengan ‘salaam’
Yang dimaksud ‘salaam’ dalam ayat,

سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْر

“Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar” (QS. Al Qadr: 5)
yaitu malam tersebut penuh keselamatan di mana setan tidak dapat berbuat apa-apa di malam tersebut baik berbuat jelek atau mengganggu yang lain. Demikianlah kata Mujahid (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 14: 407). Juga dapat berarti bahwa malam tersebut, banyak yang selamat dari hukuman dan siksa karena mereka melakukan ketaatan pada Allah (pada malam tersebut). Sungguh hal ini menunjukkan keutamaan luar biasa dari Lailatul Qadar.

6. Lailatul Qadar adalah malam dicatatnya takdir tahunan
Allah SWT berfirman,

فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ

“Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah” (QS. Ad Dukhan: 4).
Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya (12: 334-335) menerangkan bahwa pada Lailatul Qadar akan dirinci di Lauhul Mahfuzh mengenai penulisan takdir dalam setahun, juga akan dicatat ajal dan rizki. Dan juga akan dicatat segala sesuatu hingga akhir dalam setahun. Demikian diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar, Abu Malik, Mujahid, Adh Dhahhak dan ulama salaf lainnya.

Namun perlu dicatat -sebagaimana keterangan dari Imam Nawawi rahimahullah­ dalam Syarh Muslim (8: 57)- bahwa catatan takdir tahunan tersebut tentu saja didahului oleh ilmu dan penulisan Allah. Takdir ini nantinya akan ditampakkan pada malikat dan ia akan mengetahui yang akan terjadi, lalu ia akan melakukan tugas yang diperintahkan untuknya.

7. Dosa setiap orang yang menghidupkan malam ‘Lailatul Qadar’ akan diampuni oleh Allah
Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 1901).

Ibnu Hajar Al Asqalani mengatakan bahwa yang dimaksud ‘iimaanan’ (karena iman) adalah membenarkan janji Allah yaitu pahala yang diberikan (bagi orang yang menghidupkan malam tersebut). Sedangkan ‘ihtisaaban’ bermakna mengharap pahala (dari sisi Allah), bukan karena mengharap lainnya yaitu contohnya berbuat riya’. (Fathul Bari, 4: 251)

Ya Allah, mudahkanlah kami meraih keistimewaan Lailatul Qadar dengan bisa mengisi hari-hari terakhir kami di bulan Ramadhan dengan amalan shalih.
Aamin Yaa Mujibas Saa-ilin.

Doa-Doa Di Malam 10 Terakhir Ramadhan

on Monday, 29 July 2013


Diriwayatkan dari Saidatina Aisyah r.a. yang menceritakan:

“Aku bertanya Rasulullah s.a.w.; ‘Ya Rasulullah, jika aku menemui lailatul-Qadar (malam al-Qadar) apakah doa paling baik untuk aku ucapkan?’ Jawab Rasulullah; ‘Kamu bacalah doa (yg bermaksud); “Ya Allah, ya Tuhanku! Sesungguhnya Engkau adalah Tuhan yang maha pemaaf. Engkau suka memaafkan (dosa hamba-hamba-Mu). Maka maafkanlah daku (yakni ampunkanlah dosa-dosaku).” (Riwayat Imam at-Tirmizi)

Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda:

“Permulaan Ramadan itu adalah rahmat, pertengahannya adalah keampunan (maghrifah) dan penghujungnya adalah kebebasan dari api neraka”

Kita sekarang berada di fasa terakhir Ramadan dan 10 malam akhir Ramadan ini adalah fasa pembebasan daripada api neraka dan “puasa itu adalah perisai” yang menghalang pelakunya daripada memasuki neraka. Seperti yang kita maklum, di 10 malam terakhir ini juga terdapat 1 malam yang sangat istimewa iaitu malam Lailatul Qadar.

Hanya ibadah puasa Ramadan yang dipecahkan kepada 3 bahagian iaitu fasa rahmat, keampunan dan kemerdekaan daripada neraka semata-mata kerana Allah s.w.t. ingin membesarkan pahala Ramadan. Subhanallah. Semoga kita dapat memanfaatkan setiap fasa yang telah kita lalui sepanjang Ramadan tahun ini.

“Sesungguhnya amalan-amalan itu terletak pada penghabisannya” (Hadis Riwayat Bukhari)

Oleh itu marilah kita tingkatkan dan tambahkan ibadat di 10 akhir Ramadan. Bersamalah kita mengisikan 10 hari terakhir ini dengan melebihkan ketakwaan dan menjaga ibadat puasa Ramadan. Mari perkemaskan ibadah puasa di 10 hari terakhir ini dan tutuplah kecuaian yang berlaku dalam puasa 20 hari yang lepas dengan menambahkan amalan-amalan sunat selain amalan fardu seperti solat,  bersedekah dan membaca Al-quran. Bersamalah kita mencari Lailatul Qadar. 

Bagi mencari malam Lailatul Qadar, ada baiknya kita membaca Doa lailatul-Qadar ini pd setiap malam di 10 malam terakhir Ramadan kerana dengan membacanya pada setiap malam, pastinya salah satu doa kita akan bertemu malam al-Qadar sekalipun tanpa kita menyedarinya.

Sabda Rasulullah,

“Sesungguhnya bagi orang berpuasa -ketika berbukanya- doa yang tidak akan ditolak.” (Riwayat Ibnu Majah dari Abdullah bin 'Amru bin al-'As)

Di samping itu, kita perbanyakkan berdoa dengan doa-doa 10 malam terakhir Ramadan. Bersama entri kali ini, mari berkongsi juga doa-doa 10 malam terakhir untuk kita sama-sama membacanya dan mendapat syafaat daripada Allah SWT .

Doa hari ke-21

Ya Allah! Berilah aku petunjuk menuju kepada keredhaanMu. Dan janganlah Engkau beri jalan kepada syaitan untuk menguasaiku. Jadikanlah syurga bagiku sebagai tempat tinggal dan peristirahatan, wahai pemenuh keperluan orang- orang yang meminta.

Doa hari ke-22

Ya Allah! Bukakanlah bagiku pintu-pintu kurniaMu, turunkan untukku berkah-berkah Mu. Berilah kemampuan untuk ku kepada penyebab-penyebab keredhaanMu, dan tempatkanlah aku di dalam syurgaMu yang luas, wahai penjawab doa orang-orang yang dalam kesempitan.

Doa hari ke-23

Ya Allah! Sucikanlah aku dari dosa-dosa, dan bersihkanlah diriku dari segala aib. Tanamkanlah ketaqwaan di dalam hatiku, wahai penghapus kesalahan orang-orang yang berdosa.

Doa hari ke-24

Ya Allah! Aku memohon kepadaMu hal-hal yang mendatangkan keredhaanMu, dan aku berlindung dengan-Mu dan hal-hal yang mendatangkan kemarahanMu, dan aku memohon kepadaMu kemampuan untuk mentaatiMu serta menghindari kemaksiatan terhadapMu, wahai pemberi para peminta.

Doa hari ke-25

Ya Allah! Jadikanlah aku orang-.orang yang menyintai auliyaMu dan memusuhi musuh-musuhMu. Jadikanlah aku pengikut sunnah-sunnah penutup nabiMu, wahai penjaga hati para nabi.

Doa hari ke-26

Ya Allah! Jadikanlah usaha ku sebagai usaha yang disyukuri, dan dosa-dosa ku diampuni, amal perbuatan ku diterima, dan seluruh aib ku ditutupi, wahai maha pendengar dan semua yang mendengar.

Doa hari ke-27

Ya Allah! Rezekikanlah kepadaku keutamaan lailatul qadar, dan ubahlah perkara-perkara ku yang sulit menjadi mudah. Terimalah permintaan maafku, dan hapuskanlah dosa dan kesalahanku, wahai yang maha penyayang terhadap hamba- hambaNya yang soleh.

Doa hari ke-28

Ya Allah! Penuhkanlah hidupku dengan amalan-amalan sunnah, dan muliakanlah aku dengan terkabulnya semua permintaan. Dekatkanlah perantaraanku kepadaMu di antara semua perantara, wahai yang tidak tersibukkan oleh permintaan orang-orang yang meminta.

Doa hari ke-29

Ya Allah! Liputilah aku dengan rahmat dan berikanlah kepadaku taufiq dan penjagaan. Sucikanlah hatiku dan noda-noda fitnah wahai pengasih terhadap hamba-hambaNya yang mukmin.

Doa hari ke-30

Ya Allah! Jadikanlah puasa ku disertai dengan syukur dan penerima di atas jalan keredhaanMu dan keredhaan rasul. Cabang-cabangnya kukuh dan kuat berkat pokok-pokoknya,

Akhir sekali terimalah hakikat kefarduan ibadat puasa Ramadan dan ikhlaskan hati dalam melakukannya semata-mata kerana Allah s.w.t. Semoga perkongsian ini dapat menambah kekuatan kita dalam menjalani ibadah dengan penuh keinsafan. InsyaAllah 

Tarikh Bila Malam Lailatul Qadar 2013 Di Malaysia

on Wednesday, 24 July 2013

Malam yang paling ditunggu umat islam

Tarikh bila malam Lailatul Qadar 2013 di Malaysia. Lailatulqadar adalah malam berkat yang diturunkan padanya al-Quran secara sepenuhnya dari Lawh Mahfuz ke Baytil Izzah di langit dunia sebelum diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW secara berperingkat. Pada malam ini juga, sekiranya melakukan ibadat al-Qadar adalah seperti melakukan ibadat seribu bulan.

Tarikh Malam Lailatul Qadar 2013

Lailatul Qadar hanya berlaku sekali sahaja dalam bulan Ramadhan. Secara umumnya, malam Lailatul Qadar berlaku pada salah satu malam 10 terakhir di bulan Ramadhan iaitu malam ganjil. Tiada tarikh tepat untuk menentukan Lailatul Qadar namun mengesan malam penuh keberkatan ini adalah sangat penting untuk mendapat pahala yang berganda. Tarikh malam lailatulqadar sengaja disembunyikan oleh ALLAH agar umat manusia berusaha bersungguh-sungguh bagi mencarinya, bagaimanapun ada disebutkan terdapat tanda-tanda akan kemunculan malam yang terhebat ini.

Tanda Malam Lailatul Qadar

Antara salah satu tanda malam Lailatul Qadar adalah hari esoknya tidak terlampau panas dan tidak pula sejuk, matahari pula tidak memancarkan sinarannya dan pelbagai lagi. Ia semuanya berasal daripada hadis yang sahih. Bagaimanapun tanda-tanda ini tidaklah begitu penting bagi individu yang benar-benar beribadat sepanjang malam. Ia juga tidak banyak memberikan manfaat kerana malam tersebut sudah terlepas sekiranya tanda itu dikenal pasti esoknya. Malah, tanda ini juga adalah amat sukar menjadi tepat  kerana suasana dan cuaca sesebuah negara adalah berlainan.

Kelebihan Malam Lailatul Qadar

Barangsiapa menghayati malam Lailatul Qadar dengan mengerjakan sembahyang dan berbagai jenis ibadat yang lain sedang ia beriman dan mengharapkan rahmat Allah taala nescaya ia diampunkan dosanya yang terdahulu. Pada malam tersebut, malaikat akan turun dan berjalan kepada seluruh individu yang sedang beribadat secara berdiri, duduk, bersolat, berzikir, serta memberi salam kepada mereka dan mengaminkan doa mereka maka ALLAH akan mengampunkan mereka kecuali empat kumpulan: peminum arak, penderhaka ibu bapa, pemutus silaturahim dan individu yang sedang bermusuhan.

Pendapat Ulama Mengesan Tarikh Malam Lailatul Qadar

Petua oleh Imam Ghazali dan lain-lain ulama untuk cari mencari malam Lailatul Qadar.
Jika awal ramadhan jatuh pada hari:

I) Ahad atau rabu -malam qadar dijangka berlaku pada malam 29 ramadhan
II) Isnin – malam qadar dijangka berlaku pada malam 21 ramadhan;
III) Selasa atau jumaat – malam qadar dijangka berlaku pada malam 27 ramadhan;
IV) Khamis- malam qadar dijangka berlaku pada malam 25 ramadhan;V) Sabtu- malam qadar dijangka berlaku pada malam 23 ramadhan

Kesimpulan

Kesimpulannya, Tarikh malam lailatulqadar sengaja disembunyikan oleh ALLAH agar umat manusia berusaha bersungguh-sungguh bagi mencarinya. Yakinlah jika seorang itu bersedia setiap malam Ramadan dengan ibadat, sekurang-kurangnya bersolat jemaah setiap waktu, Maghrib, Isyak dan Subuh, kata ulama dia pasti memperoleh fadilat atau keberkatan malam Lailatulqadar.


Sumber: Tarikh Bila Malam Lailatul Qadar 2013 Di Malaysia | melvister.com